TERKINI

Polsek Nusa Penida Evakuasi Korban Tenggelam di Pantai Pandan, Korban Tak Tertolong

 Kamis, 03 April 2025 | Dibaca: 1291 Pengunjung


Puputan.com, Klungkung. 

Sebuah tragedi terjadi di Pantai Pandan, Nusa Penida pada Rabu (2/4/2025), saat seorang remaja berusia 18 tahun, IMS, tenggelam akibat arus laut yang kuat. Kejadian tersebut memicu respons cepat dari Polsek Nusa Penida yang segera meluncurkan tim evakuasi untuk menolong korban.

Kronologi kejadian berawal saat IMS bersama dua temannya memutuskan untuk mandi di Pantai Pandan sekitar pukul 15.00 Wita. Setelah menyewa papan selancar di warung sekitar pantai, mereka bertiga mulai mendayung ke tengah laut. Namun, arus laut yang sangat kuat memaksa teman-teman IMS untuk melepaskan papan selancar dan kembali ke pantai. Sayangnya, IMS yang masih memegang papan selancar terbawa arus lebih jauh.

Menyadari dirinya semakin terhanyut, IMS melepaskan papan selancar, namun arus yang semakin kuat membuatnya panik dan kesulitan, hingga akhirnya tenggelam. Teman-temannya yang berada di pantai segera meminta bantuan. Dengan sigap, seorang guide lokal bersama seorang wisatawan yang kebetulan sedang berada di atas perahu, langsung bergegas menuju korban dan membawa IMS ke tepi Pantai Crystal Bay.

Di Pantai Crystal Bay, warga setempat dan wisatawan memberikan pertolongan pertama berupa CPR. Meski telah dilarikan ke Rumah Sakit Gema Santi dalam keadaan tidak sadarkan diri, nyawa IMS tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Kepolisian Sektor (Polsek) Nusa Penida yang dipimpin oleh Pawas Ipda I Komang Suranadi segera turun tangan melakukan evakuasi. Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta, S.Sos, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau agar masyarakat, terutama para pelaku wisata air dan pelaut, selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

"Keamanan adalah prioritas utama, terutama saat berada di laut. Perhatikan cuaca, gunakan peralatan keselamatan yang tepat, dan jangan ragu untuk meminta bantuan bila perlu. Jika ada kejadian darurat, segera hubungi Call Center 110 agar bantuan dapat segera tiba," ujar Kapolsek Sumerta.

Pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kepergian IMS dan menganggap kejadian ini sebagai musibah. Namun, pesan penting bagi masyarakat adalah untuk lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan saat beraktivitas di laut.007


TAGS :